Tuesday, February 22, 2011

Jejak-Jejak Kaki

Suatu malam aku bermimpi, berjalan-jalan disepanjang pantai bersama Tuhanku...
Melintas di langit gelap babak-babak hidupku...



Pada setiap babak, aku melihat dua pasang jejak kaki, yang sepasang milikku...
dan yang lain milik Tuhanku... Ketika babak terakhir terlintas di hadapanku,
aku menengok jejak-jejak kaki di atas pasir, dan betapa terkejutnya diriku...



Kulihat bahwa setiap kali disepanjang hidupku, hanya ada sepasang kaki...
Aku sadar bahwa ini terjadi justru saat hidupku berada pada saat yang paling menyedihkan...
Hal ini selalu menggangguku...

dan aku pun bertanya kepada Tuhan tentang dilemaku ini...

"...Tuhan, ketika aku mengambil keputusan untuk mengikuti-Mu, Engkau berjanji
akan selalu berjalan dan bercakap-cakap denganku... disepanjang jalan hidupku...

Namun ternyata dalam masa yang paling sulit dalam hidupku,
hanya ada sepasang jejak kaki...
Aku benar-benar tidak mengerti, mengapa ketika aku sangat membutuhkan-Mu,
Engkau meninggalkan aku..."

Ia menjawa dengan lembut,

"... Anak-Ku, Aku sangat mengasihimu dan tidak akan pernah membiarkanmu terutama sekali
ketika pencobaan dan ujian datang. Apabila engkau melihat hanya ada sepasang jejak kaku,
itu karena engkau berada dalam gendongan-Ku..."

0 comments:

Post a Comment